Antara Mengeluh dan Bersyukur

Pada dasarnya manusia tak pernah puas. Tapi manusia patut bersyukur. Kenapa?? Karena yang kita peroleh sekarang ada campur tangan Allah. Sekuat apapun kita berusaha jika Allah tak menghendaki maka tak akan terjadi. Sedekat dan seyakin apapun dengan suatu impian, tetap Allah yang menentukan. Jadi intinya ingat Allah dan selalu bersyukur. 

Kenapa saya bahas tentang bersyukur?  Sebenarnya untuk mengingatkan diri sendiri akan suatu banyak hal yang patut saya syukuri, walaupun saya belum puas apa yg telah saya dapatkan. Bukankah itu manusiawi kan?  Manusia tak pernah puas. 

Dari awal januari sampai skrg saya merasa kerjaan saya terlalu padat,  yang bikin saya sering mengeluh, semuanya saya keluhkan yang kalo dipikir sekarang bukan kah itu tak pantas untuk dikeluhkan. Saya selalu menyalahkan keadaan. Kenapa begini, kenapa harus saya, kenapa saya bisa lupa, dan banyak kenapa harus saya yang lainnya. Dan paling parahnya hati kecil saya mendukung untuk terus mengeluh, kenapa bisa? Karena saya merasa tidak pantas ada di posisi tersebut. Saya selalu cemas, saya takut akan menghadapi semuanya karena mmenurut saya tanggung jawabnya cukup besar. Ternyata dan ternyata itu hanya ketakutan saya. Buktinya sekarang semua berjalan dengan baik walaupun awalnya mungkin bikin saya cemas setengah mati. Bukan kah sekarang baik2 saja? Ternyata cuma saya yang terlalu berlebihan. 

 Awalnya saya selalu menyalahkan keadaan.  Kenapa harus saya. Tapi sampai disini lagi saya bersyukur saya diberi kesempatan walaupun saya tidak puas dengan apa yang telah saya lakukan. Bukan kah pengalaman adalah sebaik-baiknya guru. Dan badai pasti berlalu. Karena waktu terus bergulir. 

Dan yang membuat saya semakin tertekan adalah sikap saya yang selalu mengeluh. Karena mengeluh menyerap banyak energi kalo saja saya tak mengeluh mungkin saya bisa kerja lebih maksimal. Katanya mengeluh itu adalah salah satu bentuk ketidaksyukuran jadi kurangilah mengeluh banyak-banyak bersyukur. Karena jika kita tidak berada di posisi tersebut belum tentu kita tidak mengeluh, karena kita kurang bersyukur, mungkin seperti itu. 

Jadi kurangi mengeluh dan selalu bersyukur karena badai pasti berlalu dan waktu selalu bergulir. Cukup bekerja dan berusaha sesuai porsinya dan juha janga lupa selalu libatka Allah dalam setiap kegiatan. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s