STOP MENGELUH

Akhir-akhir ini, sering sekali mengeluh, curhat sana-sini, sampai tidak tau lagi mana yang sebenarnya masalah yang membutuhkan penyelesaian, dan yang mana hanya asal mau didengar. Dan lagi-lagi hal yang bikin saya curhat sana-sini adalah kerjaan yang kayaknya banyak banget (padahal temen yang saya curhatin juga punya kerjaan yang sama kayak saya). Padahal nyatanya gak banyak, yang nyatanya bisa selesai kok. Yang nyatanya ketika dijalanin gak selalu tumpang tindih kok. Yang bikin mumet itu adalah karena kita selalu menceritakan kerjaan yang emang kalo diceritain atau dipikir-pikir gak akan selesai. Karena kerjaan akan selesai ketika dikerjakan.
Kalau dipikir lagi saya sih yang lebay, mengaku banyak kerjaan, padahal tiap minggu masih bisa kok santai di rumah, pulang kantor gak bawa kerjaan kok, pulangnya jam 4 teng kok, malamnya masih main hape sampe mata perih kok. Lah dimana yang banyak kerjaannya? Itu sih sayanya saja yang terlalu memikirkan. Kadang lucu juga sih kalo diingat-ingat.
Dari kejadian itu saya sempat berpikir, sia-sia sekali masa muda saya yang hanya memikirkan kerjaan, saya dibayar untuk memikirkan kerjaan dari jam 7.30-16.00 kok, kalo saya memikirkan kerjaan diluar jam tersebut itu namanya TL gak ding namanya tanggung jawab πŸ˜€

WhatsApp Image 2017-07-18 at 15.47.56

My routine πŸ˜€ disponsori oleh a*qua πŸ˜€

Dari hal-hal yang saya alami beberapa minggu ini saya berpikir bahwa, kerjaan bawa enjoy aja, pasti akan selesai. Jangan jadikan beban dan jangan dikeluhkan terus, itu gak akan selesai, kerjaan akan selesai ketika dikerjakan namanya juga kerjaan ya selesai ketika dikerjakan, kalo namanya keluhan mungkin akan selesai jika dikeluhkan (haha garing)
yang kedua, saya masuk kantor itu jam 7.30-16.00 upayakan benar-benar dipake buat kerja, bukan buat main hape (main hape boleh sih kalo gak ada kerja) malu dong digaji segitu untuk kerja tapi dipake buat main πŸ˜€ (ini sih masih sulit, soalnya hapeku selalu mengoda buat liat olshop).Yang terakhir, selalu nikmati apa yang kita alami, karena banyak orang berharap berada diposisi kita, kadang saya juga berharap berada diposisi orang lain. Tapi memang istilah rumput tetangga memang selalu lebih hijau, sangat nyata.Tapi kita tidak tau, hijaunya itu di dapat dari mana, mungkin dengan menyiram lebih sering, dan menggunakan pupuk :D. Begitu juga dengan posisi seseorang, mungkin mereka dapatkan bukan dengan cara yang mudag, tapi dengan usaha maksimal, keep fihting dan jangan lupa bersyukur. πŸ˜€

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s